DPRD Pulang Pisau Turut Prihatin ABG Tewas Lakalantas | BarselNews

DPRD Pulang Pisau Turut Prihatin ABG Tewas Lakalantas

Barselnews, Pulang Pisau – Ketua Komisi I, DPRD Pulang Pisau, Gunawan turut prihatin atas kematian salah satu pengguna sepeda motor yang masih di bawah umur atau Anak Baru Gede (ABG) yang mengalami kecelakaan lalulintas (lakalantas) di Jalan Darung Bawan, Pulpis. Pada Senin (4/3/2019) lalu.

“Saya mewakili seluruh Anggota DPRD Pulang Pisau khususnya dari Komisi I turut prihatin. Kami berharap hal itu tidak terjadi lagi,” kata Gunawan kepada BarselNews, Rabu (6/3/2019).

Ia pun meminta Satuan Lalulintas  Polres Pulpis untuk intensif melakukan razia dan sosialisasi untuk anak di bawah umur yang membawa kendaraan ke sekolah-sekolah.

“Kami juga mengharapkan agar instasi terkait dalam hal ini Dinas Pendidikan dan pihak kepolisian untuk intens dalam melakukan sosialisasi ke Sekolah. Kami harapkan hal ini tidak terjadi lagi di Bumi Handep Hapakat, apa lagi yang membawa sepeda motor itu masih berusia 15 tahun,” imbuhnya.

Pihak sekolah lanjut dia, juga harus bertindak lebih tegas. Sebab, sesuai dengan UU tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), anak di bawah umur membawa sepeda motor adalah pelanggaran.

“Sekolah juga harus tegas, jangan biarkan anak sekolah membawa kendaraan sendiri  karena sangat bahaya. Kalau ada yang masih bandel silahkan berkoordinasi dengan instansi terkait dan yang jelas orang tua siswa juga wajib mengawasi anaknya,” harap dia.

Selain itu lanjunya, peran orang tua juga sangat penting sebagai orang terdekat dengan anak. Sembari mengajak orang tua murid untuk mengawasi anak-anaknya.

Untuk melarang mengendarai kendaraan bermotor terutama pelajar SMP yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

“Peran orang tua itu sangat penting, karena merekalah yang pertama dekat dengan anak, setelah itu baru sekolah. Kami minta para orang tua agar tidak membiarkan anaknya berkendara sendiri apalagi belum memiliki SIM, tentunya sangat berbahaya,” ucap dia.

Ia juga meminta semua intansi baik polisi, sekolah dan orang tua agar bersama-sama mengawasi segala aktivitas anak- anak generasi penerus bangsa ini.

“Ini tugas kita semua. Bukan tugas polisi saja tapi Sekolah dan juga orang tua juga wajib menjaga dan mengawasi anaknya. Terutama dalam mengendarai sepeda motor yang masih belum waktunya berkendara sendiri,” tutupnya. (EF/A2).




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *