Diduga Keracunan, Pemuda Ini Sempat Merintah ‘Duhup Aku’ Sebelum Meninggal Dunia - BarselNews

Diduga Keracunan, Pemuda Ini Sempat Merintah ‘Duhup Aku’ Sebelum Meninggal Dunia

Barselnews, Pulang Pisau – Seorang pria diduga keracunan bernama Hendra Kurniansyah (22), warga Desa Pangkoh Hilir, Kecamatan Pandih Batu meninggal dunia di Desa Gohong, Kecamatan Kahayan Hilir. Senin (11/3/2019) pagi.

Sebelum menghembuskan nafas terakhirnya Hendra sempat merintih dengan bahasa Dayak ‘Duhup Aku’ (Tolong saya) kepada warga di Desa Gohong.

Kapolsek Kahayan Hilir IPTU Sugiharso mengatakan berdasarkan keterangan saksi korban bersama temannya berangkat bersama mengendarai sepeda motor.

Namun sesampai di Desa Gohong korban meminta berhenti sejenak karena kesakitan perutnya. Dan langsung meminta pertolongan warga.

Kejadian tersebut, lanjut dia, pada hari Senin (11/3/2019) pagi, dua pengendara motor singgah di warung milik Lisa untuk meminta pertolongan.

“Duhup aku (tolong saya) rintihan korban saat meminta pertolongan kepada warga,” kata Sugiharso Selasa (12/3/2019).

Ia membeberkan, saat itu teman korban bernama Damai memberi tahukan kepada warga setempat bahwa korban mengalami sakit perut sejak malam sebelumnya.

Kondisi korban yang kian lemas lalu duduk di depan warung dengan temannya sekitar 10 menit. Setelah itu korban berjalan masuk ke dalam rumah warga bernama Resiani yang bersebelahan dengan warung milik Lisa.

Korban sempat berbaring sambil melepaskan pakaiannya. Pada saat itu temannya pergi meninggalkan korban seorang diri di rumah Resiani.

Karena kondisi korban yang terus merintih kesakitan, Resiani menelepon warga lainnya bernama Kuling memberitahukan bahwa ada orang sakit perut di rumahnya.

Kuling pun langsung menuju rumah Resiani dan melihat korban mengeluarkan busa dari mulut. Melihat itu dirinya berinisiatif menolong korban dengan memberikan sekaleng susu cap Beruang. Namun korban sudah tidak dapat meminumnya.

Tak berapa lama kemudian, datang beberapa warga lainnya memindahkan korban dari rumah Resiani ke sebuah barak kosong. Di depan barak tersebut warga memberhentikan seorang petugas kesehatan yang sedang melintas.

Meminta pertolongan untuk langsung mengecek kondisi korban. Namun diberitahukan bahwa korban sudah meninggal dunia diperkirakanpada pukul  11.48 WIB.

Kapolsek menambahkan, pihaknya sudah melakukan penanganan terkait kejadian tersebut dan menyerahkan korban ke keluarganya setelah dilakukan divisum. (EF/A2)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *