51 Peserta Ikuti Program Karantina Tahfizh Qur'an Selama Ramadhan | BarselNews

51 Peserta Ikuti Program Karantina Tahfizh Qur’an Selama Ramadhan

Barselnews, Buntok, Kalteng-Sebanyak 51 orang peserta di Barito Selatan, Kalimantan Tengah mengikuti program Karantina Tahfizh Qur’an selama bulan suci Ramadhan 1440 Hijriyah tahun 2019.

Ketua Panitia, Ustadz HM Sibawaihi mengatakan program Karantina Tahfizh Qur’an ini merupakan program perdana yang dilaksanakan di Barito Selatan.

“Ini dilaksanakan menyikapi animo masyarakat dimana mana, dan animo masyarakat tersebutlah yang kami tularkan di Barito Selatan,” katanya pada acara pembukaan di Mushola Annajah Plaza Beringin Buntok, Sabtu.

Ia juga menjelaskan, kegiatan menghafal Al Qur’an tersebut akan dilaksanakan selama 20 hari selama bulan suci Ramadhan 1440 Hijriyah tahun 2019.

Sedangkan untuk jumlah muhafizh dan muhafizhah yang menjadi mentor bagi 51 orang peserta tersebut sebanyak 6 orang yang terdiri dari 4 laki-laki, dan 2 perempuan. Mentor tersebut dari Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan (Kalsel), dan sebagiannya lagi dari lokal Barito Selatan yang memang tahfizh Qur’an.

“Kegiatan menghafal Al-Qur’an itu akan dipusatkan di Hotel Keluarga Syariah Buntok, dan 51 orang peserta itu akan dibagi dalam delapan kelompok,” ucap Ustadz HM. Sibawaihi.

Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat Barito Selatan tidak perlu lagi keluar daerah, karena di Barito Selatan sudah ada tempat untuk menghafal Al Qur’an.

Selain itu ia juga mengucapkan terima kasih kepada kepada para donatur, yang telah menyumbangkan sebagian hartanya, dan begitu juga kepada pemilik hotel yang telah meringankan biaya sewa hotel selama kegiatan berlangsung sehingga acara ini bisa terlaksana, dan biayanya bisa ditekan lebih murah.

Oleh karena itu ia meminta kepada orang tua agar memberikan dukungan penuh terhadap anak-anaknya yang akan mengikuti program Karantina Tahfizh Qur’an ini.

“Karena tujuan para orang tua yang mengikutsertakan anak-anaknya pada program ini untuk mengisi liburan sekolah pada bulan suci Ramadhan dengan kegiatan yang sangat positif, dan selama kegiatan berlangsung anak anak akan dipisah dari gadget atau handphone,” ujarnya.

Peserta yang mengikuti Program

Peserta yang mengikuti Program Karantina Tahfizh Quran

Sedangkan Kasubag TU Kantor Kementrian Agama, Arbaja pada kesempatan itu mengapresiasi dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut.

“Kita mengucapkan terima kasih kepada panitia yang telah melaksanakan kegiatan ini, dan diharapkan jumlah peserta kedepannya bisa lebih banyak lagi,” kata Arbaja.

Sementara ketua PWI Barito Selatan, M. Hamdan mengatakan sangat mendukung kegiatan ini, karena hal ini merupakan kegiatan yang sangat positif dalam rangka mengisi bulan ramadhan.

“Kami dari PWI Barito Selatan, ikutserta berpartisipasi dalam mendukung terlaksananya kegiatan ini, dan diharapkan kedepannya akan bisa lahir hafizh, dan hafizhah yang mampu mengharumkan nama Barito Selatan, baik ditingkat provinsi, bahkan tingkat nasional,” kata M. Hamdan.(BI/A1).




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *