Pelaku Pembunuhan Mayat Usus Terburai Akhirnya Ditangkap Polisi | BarselNews

Pelaku Pembunuhan Mayat Usus Terburai Akhirnya Ditangkap Polisi

Barselnews, Kapuas – Pelaku dugaan pembunuhan Ebi Pri Dika Wijaya (27), mayat dengan usus terburai di Dusun Karahau, Desa Sei Gita RT 02, Kecamatan Mantangai pada 21 April 2019, akhirnya ditangkap Polisi.

Pelaku dugaan pembunuhan tersebut berhasil ditangkap didepan pondok warga Desa Tumbang Liting kilometer 14, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan. Sabtu, 11 Mei 2019 sekitar pukul 16.20 WIB.

Kapolres Kapuas AKBP Tejo Yuantoro melalui Kasat Reskrim AKP Ahmad Budi Martono membeberkan, penangkapan tersebut dilakukan oleh tim gabungan Resmob Polres Kapuas bersama anggota Pospol Bagugus dibackup Jatanras Krimum Polda Kalteng, Intelmob Brimob Polda Kalteng dan Resmob Polres Katingan.

Pelaku dugaan pembunuhan tersebut, lanjut dia, bernama Jainal alias Enal (35) warga Desa Mantangai Hilir RT 08, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas.

Ia mengungkapkan, tim gabungan berhasil mengamankan diduga pelaku pembunuhan pada Sabtu, 11 Mei 2019 sekitar pukul 16.20 wib di depan pondok milik saudara Ijum warga Desa Tumbang Liting kilo meter 14, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan Kalteng.

“Kita berhasil mengamankan diduga sebagai pelaku Tindak Pidana Penganiayaan Berat yang mengakibatkan korban Meninggal Dunia(MD),” kata Ahmad Budi Martono kepada Barselnews via pesan whatsApps. Minggu, 12 Mei 2019.

Sebelumnya, sesuai dengan laporan Awan Sorogono warga Dusun Tapian Karahau Rt. 04 Desa Sei Gita kecamatan Mantangai beberapa waktu lalu lalu maka pihaknya melakukan penyelidikan hingga pengejaran terhadap pelaku.

Ia menuturkan, kejadian perkara pembunuhan terjadi pada Sabtu 20 April 2019 lalu telah terjadi Tindak Pidana Penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Pada saat saksi tiba di pondok dan membersihkan peralatan masak dan kemudian mau buang air kecil pada saat itu ia melihat korban terlentang setelah didekati ternyata korban sudah meninggal dunia dengan usus terburai.

Kasus tersebut, lanjut dia, ditangani unit I Sat reskrim Polres Kapuas setelah pelimpahan dari Polsek Mantangai.

“Atas kajadian tindak pidana pembunuhan sebagaimana dimaksud dalam pasal 351 ayat 3 KUHPidana atau 338 KUHPidana,” pungkas dia. (DJEMMY NAPOLEON/A2)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *