Ben Brahim Nakhodai Dewan Adat Dayak Kapuas | BarselNews

Ben Brahim Nakhodai Dewan Adat Dayak Kapuas

Barselnews, Kuala Kapuas-Ben Brahim S Bahat menakhodai Dewan Adat Dayak Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah periode 2019-2024.

Orang nomor satu di kabupaten yang berjuluk Tingang Menteng Panunjung Tarung itu terpilih dari hasil Musyawarah Daerah (Musda) 1 yang dilaksanakan di Aula Kantor Bappeda Kabupaten Kapuas, Rabu 15 Mei 2019.

Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat mengucapkan terima kasih sehingga dirinya bisa dipercayakan menjadi ketua DAD Kapuas.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada ketua DAD sebelumnya,
T.E Toepak atas jasa dan pengabdiannya yang telah banyak memberikan kontribusi baik kepada masyarakat maupun Pemerintah Kabupaten Kapuas.

“Saya minta kepada kepengurusan DAD yang baru nantinya dapat membangun sinergitas yang baik, baik terhadap Pemerintah Kabupaten Kapuas, DAD Kalteng, serta Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, bahkan ke Tingkat Nasional,” ucapnya.

Selain itu juga ia berharap dengan keberadaan kepengurusan DAD yang baru supaya terus memperkuat hubungan kebersamaan, tali silaturahim, tanpa membedakan perbedaan suku agama ras dan golongan.

“Mari kita bersatu berlayar dalam satu perahu didalam satu wadah Rumah Betang untuk menuju kearah yang lebih baik sehingga masyarakat Kabupaten Kapuas lebih maju, dan sejahtera kedepannya,” kata Ben Brahim yang juga Bupati Kapuas itu.

Semantara itu Ketua DAD Provinsi Kalimantan Tengah H Agustiar Sabran dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Tuty Dau menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada T.E Toepak yang telah mengabdikan diri sebagai ketua DAD Kapuas di masa yang telah lalu,

Kedepan dia berharap dengan kepengurusan DAD Kapuas yang baru terpilih ini nantinya bersama damang dapat menjadi bagian organisasi dayak yang berperan aktif dalam menyuarakan penghormatan terhadap kemajemukan, dan perbedaan yang ada didalam masyarakat.

“Disamping itu juga bisa terus berjuang untuk melestarikan keberadaan adat dayak, dan sekaligus menjadikan adat dayak sebagai kearifan lokal yang dapat memperkaya kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dalam bingkai NKRI,” jelas Tuty Dau.

Sementara itu Ketua Panitia pelaksana Musda Drs L.H Tinggam mengatakan maksud dan tujuan dari Musda DAD tersebut adalah memilih kembali ketua terpilih DAD Kabupaten Kapuas periode 2019-2024.

“Melewati tim nominasi sebagai alat kelengkapan musda akan membentuk kembali tim formatur dimana ketua terpilih sebagai ketua tim formatur untuk menyusun kembali kepengurusan DAD Kabupaten Kapuas periode 2019-2024, serta menetapkan hasil tersebut dalam keputusan pimpinan Musda,” ujarnya.(Djemmy Napoleon/A1).




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *