Mantan Camat Kapuas Murung Divonis Empat Tahun Penjara | BarselNews

Mantan Camat Kapuas Murung Divonis Empat Tahun Penjara

Barselnews, Kapuas – Mantan Camat Kapuas Murung Dewi Priyatni, Sp divonis empat tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider tiga bulan penjara.

Vonis 4 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 3 bulan penjara tersebut setelah menjalani sidang putusan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Palangka Raya. Kamis, 23 Mei 2019.

Dalam sidang dengan hakim Ketua Alfon, terdakwa Dewi Priyatni dijerat oleh jaksa dalam dakwaan pasal 12 huruf e Undang-undang Nomor 20 Tahun 2011, karena melakukan pemerasan terhadap Kepala Desa (Kades) dengan dimintai sejumlah uang.

Kejari Kapuas Komaidi SH, melalui kasi Pidsus, Syahrul Arif Hakim menyampaikan, sidang putusan terhadap mantan Camat Kapuas Murung Dewi Priyanti pada kasus tindak pidana korupsi karena penyalagunaan jabatan.

“Sesuai dengan amar putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Tipikor Palangka Raya Dewi Priyanti di vonis 4 tahun penjara denda Rp 200 juta subsider 3 bulan,” kata Syahrul Arif Hakim kepada Barselnews via telepon selulernya.

Ia menjelaskan, pembacaan dakwaan amar putusan majelis hakim pengadilan tindak pidana korupsi di pengadilan Negeri Palangka Raya atas nama terdakwa Dewi Priyatni, Sp, MP dengan dakwaan melanggar primair pasal 12 huruf e UU No. 20 tahun 2001.

Tentang perubahan atas UU no. 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, subsidair, Pasal 11 uu no. 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU no. 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

“Kita dari Jaksa Penuntut Umum mengajukan tuntutan kepada terdawa 4 tahun penjara subsidier 6 bulan. Putusan Majelis 4 tahun penjara dengan potongan subsidier 3 bulan dari tuntutan kita,” ucap dia.

Putusan majelis hakim dalam amar putusannya, lanjut dia, menyatakan terdakwa Dewi Priyatni bersalah melakukan tindak pidana korupsi melanggar pasal 12 huruf e UU Tipikor.

Dan dihukum pidana penjara selama 4 tahun dan denda sebesar Rp 200 juta subsidier 3 bulan penjara.

“Atas putusan majelis hakim kita masih pikir-pikir dulu. Sementara dari pihak terdakwa juga pikir-pikir apakah mengajukan banding atau tidak,” pungkasnya. (DJEMMY NAPOLEON/A2).




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *