Raih WTP, Pemkab Barsel Terus Berupaya Tuntaskan Penataan Aset | BarselNews

Raih WTP, Pemkab Barsel Terus Berupaya Tuntaskan Penataan Aset

Barselnews, Buntok-Meskipun telah meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK-RI) Perwakilan Kalimantan Tengah, Pemerintah Kabupaten Barito Selatan akan terus berupaya untuk menuntaskan penataan aset daerah di wilayah setempat.

“Kita akan terus berupaya untuk melakukan penuntasan penataan aset daerah, dan meningkatkan penatausahaannya,” katanya, di Buntok, Kamis, Kamis 23 Mei 2019.

Ia mengatakan, dari 29 temuan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) terkait dengan aset daerah, sudah 23 item yang sudah kita selesaikan, dan tersisa enam item yang belum dituntaskan.

“Dari 29 item itu sebagiannya sudah kita selesaikan sebelum mendapat opini WTP, dan kini tersisa enam item terkait dengan aset lainnya yang akan dituntaskan dalam waktu enam puluh hari kedepan,” ujar Syahrani.

Ia menjelaskan, pihaknya nanti akan menarik aset daerah yang tidak sesuai dengan peruntukannya. Begitu juga dengan aset daerah yang masih berada dengan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sudah pensiun, dan yang berpindah tugas dari Barito Selatan.

“Sedangkan aset-aset yang dikuasai ASN, maupun dengan pejabat dilingkup pemerintah kabupaten (Pemkab) Barito Selatan akan kita tata kembali, mana yang sesuai dengan Kartu Inves B (KIB), maupun jenis aset lainnya,” jelasnya.

Untuk aset lainnya yang dinilai sudah rusak atau tidak bermanfaat akan kita upayakan supaya dilakukan penghapusan, dan mekanisme penghapusannya akan dilakukan dengan cara dilelang, dihibah atau dimusnahkan.

“Kalau aset yang di KIB yang kita nilai masih bermanfaat akan kita atur, dan kelola kembali sesuai dengan peruntukannya, termasuk aset yang pejabatnya dimutasi juga akan disesuaikan, dan aset itu bukan ikut mutasi,” jelasnya.

Pihaknya juga lanjut dia, akan menuntaskan kerugian materiil berupa kelebihan, maupun kekurangan pembayaran, baik dari pihak ketiga maupun didalam intern kita sendiri.

“Misalnya ada kegiatan yang tidak terbayarkan pihak ketiga, baik dalam bentuk pajak, dan retribusi akan kita upayakan untuk ditarik, demikian halnya dengan kelebihan pembayaran perjalanan dinas ASN,” kata dia.

Menurut dia, pihaknya saat ini akan terus berupaya sesuai dengan mekanisme untuk melakukan penarikan, dan penataan aset daerah, sehingga kedepannya Barito Selatan bisa kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kedepannya.(BI/A1).




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *