Desa Babai Bangun Antena Pemancar Jaringan Internet | BarselNews

Desa Babai Bangun Antena Pemancar Jaringan Internet

Barselnews, Buntok-Pemerintah Desa Babai, Kecamatan Karau Kuala Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah bersama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) membangun antena pemancar jaringan internet bagi masyarakat di desa setempat.

“Pembangunan antena pemancar jaringan internet ini dibangun menggunakan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2019,” kata Kepala Desa Babai, H. Sunarto, di Desa Babai, Kamis.

Ia menjelaskan, pembangunan antena ini merupakan keinginan masyarakat desa yang tertuang dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) yang dilaksanakan pada 2018 yang lalu.

Sedangkan tujuan dari pembangunan dari antena tersebut untuk mempermudah masyarakat agar mereka bisa dengan lebih cepat dalam mengakses berbagai informasi dunia yang berkembang saat ini dengan biaya murah.

Selain itu, pembangunan antena ini juga dimaksudkan untuk memudahkan bagi pelajar yang ada di desa ini dalam mencari bahan pelajaran disekolah mereka masing-masing melalui internet.

“Meskipun di desa Babai ada beberapa provider jaringan telepon seluler, namun dengan dibangunnya antena pemancar jaringan internet ini, tentunya akan menghemat masyarakat, dan pelajar dalam membeli paket pulsa internet,” ucapnya.

Sedangkan untuk jangkauan dari antena pemancar tersebut radiusnya sekitar 50 meter, dan pada tahun 2020 mendatang pihaknya berencana akan membangun kembali sebanyak lima titik.

“Lima titik tersebut akan dibangun di daerah kawasan padat penduduk, dan dekat fasilitas pendidikan, maupun didekat fasilitas kesehatan yang ada di desa Babai,” ucap H. Sunarto.

Ia berharap dengan adanya antena pemancar tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat, sehingga masyarakat bisa dengan mudah mengakses berbagai informasi dunia yang berkembang saat ini melalui jaringan internet dengan biaya murah.

“Dengan dibangunnya antena pemancar ini juga akan dapat menjadi suatu pemasukan bagi desa dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata H. Sunarto. (BI/A1).




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *