Peredaraan Makanan dan Minuman Perlu Pengawasan Ketat Dinas Terkait | BarselNews

Peredaraan Makanan dan Minuman Perlu Pengawasan Ketat Dinas Terkait

Barselnews, Kapuas – Kejadian Luar Biasa (KLB), keracunan pangan atau keracunan massal yang sering terjadi di Kabupaten Kapuas perlu pengawasan ketat peredaran makanan dan minuman dari dinas teknis.

Kepala Dinkes Kapuas, Apendi mengatakan, pihaknya sudah berupaya maksimal untuk memberikan penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat untuk pola hidup sehat.

Bahkan, lanjut dia, apabila dihubungi atau diminta pihaknya juga bersedia memeriksa sajian makanan di acara hajatan pernikahan, selamtan dan kegiatan yang mengumpulkan orang banyak.

“Kita sudah melakukan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat untuk menjaga pola hidup sehat dan bersih,” kata Apendi kepada Barselnews.

Ia menjelaskan, jika makan harus mencuci tangan menggunakan sabun serta apabila hendak membuat makanan, bahan-bahannya perlu diteliti apakah sudah kedaluarsaatau belum.

Kasus keracunan pangan, lanjut dia, tidak bukan tanggungjawab dinkes semata, namun tanggungjawab lintas sektoral, ini hanya dampak saja.

Ia membeberkan, total korban keracunan pangan massal berjumlah105 orang harus mendapat perawatan intensif. Tidak hanya warga Dadahup, tetapi juga warga Mantangai dan Kapuas Barat.

Sementara untuk penyebab keracunan massal tersebut, masih belum diketahui. Menunggu hasil pemeriksaan sampel makanan di laboratorium Banjar Baru Kalimntan Selatan (Kalsel).

Sekali lagi, ditegaskannya perlu pengawasan ketat dari Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan UMKM terkait keracunan pangan dalam tahun 2019 ini sudah tiga terjadi.

“Kita sudah melakukan pendekatan kepada masyarakat, apabila ada hajatan yang mengumpulkan orang banyak harus melibatkan pihak kesehatan untuk memeriksa apakah makanan tersebut benar-benar higenis,” imbuhnya. (DJEMMY NAPOLEON/A2).




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *