Sempat Kabur Dua Hari, Akhirnya Terduga Bandar Narkoba Tertangkap di Das Barito | BarselNews

Sempat Kabur Dua Hari, Akhirnya Terduga Bandar Narkoba Tertangkap di Das Barito

Barselnews, Buntok – Sempat kabur dari sergapan jajaran Kepolsian Sat Res Narkoba Polres Barito Selatan dari rumahnya selama dua hari menggunakan kelotok, akhirnya terduga bandar narkoba jenis sabu berinisial RH menyerah dalam pelariannya di perairan Das Barito.

“Selama dua hari dalam pelarian akhirnya kitaberhasil mengamankan RH dari atas kelotok di Das Barito di daerah Desa Teluk Timbau, Kecamatan Dusun Hilir,” kata Kasat Narkoba IPTU Sanip mewakili Kapolres Barsel AKBP Wahid Kurniawan kepada Barselnews, Jumat, 13 September malam.

Ia mengungkapkan, sebelumnya penangkapan ini berdasarkan informasi dari masyarakan bahwa di Desa Baru, Kecamatan Dusel, sering terjadi transaksi sabu-sabu.

Menindaklanjuti informasi tersebut, lanjut dia, pihaknya melakukan penyelidikan, setelah diyakini pelaku merupakan bandar sabu.

Pada hari Selasa, 10 September 2019 sekitar jam 20.00 Wib anggota Sat Resnarkoba beserta Resmob Res Barsel lakukan penggerebekan dan penggeledahan di rumah pelaku, namun saat itu ia sempat melarikan diri.

Setelah dilakukan penggeledahan di rumah pelaku disaksikan warga dan ketua RT setempat serta istrinya, ditemukan barang bukti diduga sabu didalam tas kecil yang disimpan di dalam laci meja kerja.

“Saat penggerebekan pelaku sempat kabur dan saat digeledah ditemukan sebanyak 23 paket diduga sabu denganberat 6,06 gram,” ungkap dia.

Ia membeberkan, saat itu pelaku melarikan diri dengan menggunakan klotok, anggota Satres Narkoba dan Resmob Res Barsel langsung melakukan pengejaran selama dua hari akhirnya RH menyerah dalam pelarian di tengah sungai daerah Desa Teluk timbau, Kecamatan Dusun Hilir.

Berdasarkan keterangan pelaku, barang haram tersebut dipesannya dari seseorang dari Banjarmasin melalui handphone, kemudian diantarkan.

Barang tersebut pun dijualnya di daerah desa Baru dan desa Bintang Kurung Kecamatan Karau Kuala Kabupaten Barsel, pelaku juga mengakui menjalani bisnis haram ini kurang lebih tiga bulan.

Saat ini, pelaku dan barang bukti telah diamankan di Mapolres Barsel untuk proses penyidikan dan pengembangan.

“Pelaku kita jerat dengan pasal 112 ayat (1) dan Pasal 114 ayat (1) Undang Undang nomor 35/2009 tentang Narkotika,” ucap dia. (U/A2).




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *