Polisi Terapkan UU Khusus ‘Lex Specialis’ Bagi Pelaku Pembakar Hutan dan Lahan - BarselNews

Polisi Terapkan UU Khusus ‘Lex Specialis’ Bagi Pelaku Pembakar Hutan dan Lahan

Barselnews, Kapuas – Untuk memberikan efek jera kepada pelaku pembakar lahan dan hutan, Polres Kapuas menerapkan UU khusus karena ini sudah tergolong lex specialis.

Kasat Reskrim Polres Kapuas AKP Soni Risky Anugrah mengatakan, saat ini tidak lagi diterapkan Peraturan Daerah untuk menjerat para pelaku pembakaran hutan dan lahan karena ini sudah tergolong lex specialis.

“Untuk menjerat pelaku pembakar hutan dan lahan tidak lagi menggunakan Perda, kita menggunakan like spesialis UU khusus, baik itu UU Kehutanan, Perkebunan dan linglungan hidup dimana ada ancaman minimal dan maksimal, serta dendabagi pelaku,” kata Soni Risky Anugrah SIK kepada awak media, Jumat, 20 September 2019.

Ia pun meminta agar masyarakat jangan melakukan pembakaran hutan dan lahan. Karena saat ini pihaknya sudah menaikan status siaga menjadi tanggap darurat.

Bayangkan saja dari pelaku yang berhasil diamankan rata-rata sudah berusia lanjut. Kalau diterapkan UU lingkungan hidup nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan Lingkungan Hidup.

Pasal Dalam UU ini tercantum jelas dalam Bab X bagian 3 pasal 69 mengenai larangan dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup yang meliputi larangan melakukan pencemaran, memasukkan benda berbahaya dan beracun (B3), memasukkan limbah ke media lingkungan hidup, melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar, dan lain sebagainya.

“Kita kasihan dan prihatin sekali dengan para tersangka karhutla rata-rata usia lanjut. Namun, demi kebaikan bersama jangan sampai ada pelaku lagi yang diamankan,” ucap dia.

Ia membeberkan, pihaknya terus melakukan patrol Karhutla bersama TNI, Pemerintah Daerah, Manggala Agni dan relawan serta masyarakat. Karena kabut asap memberikan dampak yang tidak baik, terutama bagi kesehatan, pendidikan dan ekonomi.

“Bayangkan saya kabut asap ini tidak mengenal usia baik anak sampai orang dewasa, sekolah pun diliburkan bahkan pesawat tidak bisa mendarat,” pungkasnya. (DJEMMY NAPOLEON/A2)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *