Perkimtan Pulpis Bantah Sediakan Bahan Bangunan BSPS Tidak Sesuai Spesifikasi - BarselNews

Perkimtan Pulpis Bantah Sediakan Bahan Bangunan BSPS Tidak Sesuai Spesifikasi

Barselnews, Pulang Pisau – Dinas Pemukiman Perumahan Rakyat dan Pertanahan (Perkimtan) Pulang Pisau bantah tudingan penyediaan bahan bangunan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tidak sesuai spesifikasi.

Program BSPS atau yang dikenal dengan istilah bedah rumah, dalam rangka mengurangi jumlah rumah tidak layak huni di Indonesia dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) masih bergulir di Kabupaten Pulpis.

Pada tahun 2019 Pulpis kembali menerima bantuan BSPS sebanyak 355 Unit dengan total Anggaran keseluruhan sebesar Rp 6,2 miliar dengan masing-masing per unit penerima sebesar Rp17,5 juta.

Namun menjelang selesainya program bantuan BSPS itu, muncul riak-riak jika bangunan tersebut diduga tidak memenuhi spesifikasi atau jenis bahan bangunan yang disediakan tidak memenuhi target sebenarnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perkimtan Pulpis, Edy Purwanto Casmani, mengatakan, bantuan program BSPS di tahun 2019 ini disalurkan di 3 Kecamatan yakni Kecamatan Kahayan Hilir, Jabiren Raya dan Kecamatan Kahayan Kuala.

Total keseluruhan sebanyak 355 unit dan per unit mendapatkan bantuan sebesar Rp 17,5 juta terdiri dari Rp 15 juta untuk material dan Rp 2,5 juta untuk upah tukang.

“Dari keseluruhan 355 Unitdengan pagu Rp 6,2 miliar, per unitmendapatkan bantuan Rp17,5 juta. Sementara untuk suplayer bahan-bahanya ada dua toko yakni Toko Bahtiar dan Toko Taufik Rahman,” beber dia.

Ia menegaskan, jika ada kabar miring bahwa bahan bangunan yang disediakan oleh Sublayer itu diluar dari ketentuan, misalnya kebutuhan jenis Kayu Kelas 2. Namun apabila kayu yang disediakan adalah kayu hutan atau kelas 3, maka itu tidak dibenarkan.

Pihaknya pun membantah jika bahan yang disediakan itu bukan kayu kelas. Karena jika suplayer mengirim tidak sesuai permintaan, maka penerima wajib menolaknya.

“Jangan setelah bahan bangunan di pasang baru komplain atau keberatan,” tegas Edy Casmani seraya membantah isu atau dugaan bahan bangunan BSPS tidak sesuai spesifikasi.

Ia menegaskan, untuk bahan bagunan yang tidak sesuai sudah ada ketentuan jika penerima wajib menolak bahan dari Sublayer. Namun berdasarkan hasil pengecekan pihaknya terutama kepada penyedia bahan kayu sangat cukup bagus dan sesuai dengan permintaan.

“Kita telah melakukan pengecekan semua bahan bangunan terutama kayu sudah sesuai standar. Intinya tidak benar jika kayu yang disediakan untuk pembangunan rumah bantuan BSPS tidak sesuai spesifikasi,” tandas dia.

Ia menambahkan, hingga saat ini pihaknya belum menerima pengaduan atau keberatan dari masyarakat penerima bantuan BSPS.

Sebab, lanjut dia, sampai sekarang ini Toko Bahtiar khusus penyedia bahan kayu, dan Toko Taufik Rahman bahan bangunan yang bertanggung jawab dalam menyalurkan bahan-bahan tersebut. (SENDRI/A2)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *